Ciri Wanita Maniak Seks

Minggu, 20 April 2008      0 komentar

BANYAK wanita di dunia ini yang mengaku benar-benar menyukai hubungan intim dengan pasangannya. Benarkah begitu? Sebuah penelitian dilakukan berkaitan dengan kesukaan wanita terhadap seks. Banyak di antara mereka yang tanpa sadar mengalami tekanan' dalam hal seks. "Wanita-wanita yang selalu ingin menyenangkan pasangan seksualnya, belum tentu menikmati seks itu," demikian tutur seorang ahli terapi seksi.
Berikut adalah ciri para wanita yang amat menikmati seks, yang ternyata tak hanya bisa dilihat dari penampilan fisiknya.
Berani berkata tidak. Seorang wanita yang menyukai seks tak segan untuk berkata tidak pada pasangannya yang mengajak bercinta. Ketika mereka lebih ingin membaca buku, istirahat, atau tidur, daripada bercinta, mereka pun tak segan mengakuinya. Wanita yang tidak pernah berkata tidak untuk seks,walau sedang tidak mood, justru tidak pernah juga berkata 'ya' secara penuh. Artinya, mereka tidak pernah ingin benar-benar bercinta!

Egois dalam bercinta. Siapa saja yang menyukai seks tentu mengetahui dengan pasti apa yang diinginkannya, dan apa yang menyenangkannya. Ia juga cenderung mengendalikan permainan, dengan mengatakan kepada pasangan, hal-hal yang menggairahkannya. Dengan begitu, ia akan terlihat egois di tempat tidur.

"Seorang istri yang hanya memikirkan selera suami dan hal-hal yang dapat menyenangkan suaminya, bukan dirinya, sering terjerumus ke dalam rasa yang membuatnya mudah frustrasi."
Fleksibel. Bukan, bukan tubuhnya yang fleksibel melakoni posisi bercinta yang jumlahnya seribu satu macam. Pikiran mereka lah yang fleksibel. Mereka tidak pernah menentukan syarat-syarat sebelum bercinta, misalnya harus di kamar, dengan lampu remang, atau hanya bercinta dengan posisi misionaris, pria di atas wanita. Mereka cenderung menjauhi seks yang rutin.
Lebih bergairah. Lagi-lagi tidak hanya bergairah dalam arti seks. Wanita-wanita penyuka seks akan dengan sendirinya terlihat bergairah dalam menjalani apa pun. Mereka selalu mempunyai energi yang cukup untuk berpenampilan menarik atau memasak/mencari makanan kesukaan, cenderung rajin memanjakan lidah, dan lain-lain.

Konsentrasi. Menikmati seks mutlak memerlukan sebuah konsentrasi pikiran. Seperti layaknya 'menyimpan' pikiran soal rumah tangga di rumah, ketika tengah bekerja di kantor. Seperti itu pula seks. Wanita penyuka seks mahir 'membagi' pikirannya seperti itu. Ketika bercinta, mereka dapat dengan pandai menyimpan segala kekhawatiran yang sedang melanda.