Melakukan Seks Tanpa Penetrasi

Senin, 07 April 2008      0 komentar


Seks Tanpa Penetrasi




Dalam kondisi-kondisi tertentu, acap kali hubungan seks tak harus dilakukan dengan penetrasi. Dan kondisi itu bakal ditemui setiap pasangan. Meski demikian, hubungan seks tanpa penetrasi tetap menjadi pilihan yang menyenangkan terhadap kondisi yang tak memungkinkan bagi terpenuhinya syarat penetrasi. Terpenting, jalan ini pun bisa memberikan kenikmatan yang mengetarkan. Mau coba?

Umumnya hubungan seks seperti ini seringkali didasari oleh alasan medis. Seperti kehamilan tua, masa pemulihan setelah melahirkan, masa pemulihan setelah pembedahan, atau pemulihan setelah mengalami kecelakaan, dan sedang dalam pengobatan penyakit akibat hubungan seksual itu sendiri.
Namun tak sedikit pasangan yang melakukan hal seperti ini. Mereka beranggapan hubungan seks tak selalu memerlukan penetrasi untuk mendapatkan seks yang menyenangkan. Karena terkadang, ada saatnya Anda atau pasangan Anda ingin melakukan seks dengan biasa-biasa saja, tanpa penetrasi. Ada juga yang merasakan kebosanan seksual setelah hidup bersama selama beberapa tahun. Jadi butuh semacam variasi dalam berhubungan seks. Begitu melakukan dengan biasa tanpa penetrasi, perasaan mereka pun akan berubah. Mereka merasa lebih seksi dengan bercinta seperti itu. Membuat mereka merasa lebih muda lagi.

Seks tanpa penetrasi juga dilakukan untuk alasan tertentu. Misalnya, untuk menciptakan gairah yang lebih baik lagi dalam mempersiapkan hubungan seksual yang seutuhnya di kemudian hari. Misalnya, dengan selama satu malam menahan penetrasi, berarti kedua pasangan telah menciptakan persiapan lebih untuk melakukan hubungan seksual yang kuat keesokan harinya. Saat bercinta, pria biasanya mampu mendapatkan ereksi yang lebih kuat dari biasanya. Dan keduanya pun dapat merasakan orgasme yang lebih kuat dan lebih terasa dari biasanya.

Jika Anda masih sungkan atau belum pernah mencobanya, apa salahnya mengajak pasangan Anda untuk melakukannya. Pilih tempat yang romantis dan tempat lain yang tak ia duga sebelumnya, seperti di ruang tamu, dapur, ruang kerja, atau untuk lebih menantang lakukan di jok belakang mobil Anda. Pasti si dia akan terkaget-kaget dibuatnya. Lalu, pilih dan lakukan langkah-langkah berikut ini.

Pertama, lakukan outercourse. Pasangan dapat membuka sebagian pakaian jika mau, tapi pakaian tetap dalam posisi lekat di tubuh. Outercourse yang dinamakan Dry Humping ini akan membuat pasangan merasa dirinya muda kembali.

Kedua, melakukan masturbasi mutual. Kedua pasangan dapat melakukan hal ini, atau melihat pasangannya melakukan masturbasi agar terangsang.

Ketiga, melakukan cunnilingus dan fellatio. Karena banyak orang mengganggap dan menjadikan hal ini sebagai bagian integral dari foreplay. Bahkan seks seperti ini dapat lebih dari sekadar persiapan untuk melakukan hubungan badan. Seks oral ini dapat dilakukan secara terpisah.
Keempat, melakukan femoral intercourse. Yaitu dengan meletakkan penis di antara paha dengan tidak menginsersikannya ke dalam vagina.

Kelima, melakukan intermammary intercourse. Yaitu dengan meletakkan penis di antara payudara. Kegiatan ini sudah sangat terkenal sekali dan seringkali dilakukan oleh pasangan-pasangan muda di Eropa. Dan banyak orang, terutama pria, yang menganggap bahwa perbuatan ini sangat seksi dan sensual sekali.
Anda tertarik? Ajaklah pasangan Anda untuk bertualang dalam percintaan ini, dan rasakan sensasi dan kenikmatannya.


CYBERNEWS. (dtr/CN03)